Ringkasan AI
Tampilkan Lebih Banyak
Pahami konten artikel dengan cepat dan ukur sentimen pasar hanya dalam 30 detik!
Kontrak untuk perbedaan (CFD) adalah produk investasi yang populer bagi investor yang menginginkan eksposur leverage ke komoditas, mata uang, indeks, atau bahkan saham. Hal ini memungkinkan investor untuk mendapatkan eksposur ke berbagai tema investasi tanpa harus memiliki aset dasar.
Poin Penting:
Kontrak untuk perbedaan adalah perjanjian finansial antara pembeli dan broker yang memungkinkan pembeli bertaruh apakah harga kontrak akan naik atau turun tanpa memiliki aset dasar.
CFD untuk produk investasi, seperti saham, indeks, komoditas, dan mata uang, tersedia di banyak negara. Namun, semua itu dilarang di AS.
Pengguna Bybit kini dapat trade CFD di Bybit TradFi untuk aset seperti emas, komoditas, indeks, dan saham.
Kontrak untuk perbedaan adalah perjanjian finansial antara pembeli dan broker CFD di mana pembeli dapat berspekulasi tentang apakah harga kontrak akan naik atau turun tanpa memiliki aset. Harga pergerakan CFD berdasarkan pergerakan harga aset dasar
Terdapat CFD untuk beberapa produk investasi — saham, indeks, komoditas, dan mata uang — tersedia di banyak negara, termasuk Australia dan Inggris. Namun, SEC melarang produk ini untuk investor ritel di AS.
CFD adalah pilihan yang bagus jika Anda ingin mendapatkan akses ke suatu tema investasi tanpa memiliki aset dasar. Investor dapat menerapkan leverage, mendiversifikasi portofolio investasi mereka, dan bahkan trading setelah jam pasar tradisional.
CFD adalah kontrak antara pembeli dan penjual di mana kedua belah pihak setuju untuk membayar perbedaan nilai kontrak setelah kontrak ditutup. CFD dapat berdasarkan pergerakan harga saham, komoditas, dan produk keuangan lainnya. Pembeli menentukan berapa lama kontrak berlangsung dan dapat mempertahankannya selama mereka memenuhi margin yang diperlukan.
Investor dapat membuat posisi short atau posisi long pada suatu produk finansial. Setelah kontrak ditutup, pembeli membayar emiten CFD jika mengalami kerugian atau menerima pembayaran jika trade menguntungkan.
CFD forex dan komoditas adalah dua jenis yang paling populer. Produk ini memungkinkan investor untuk mendapatkan eksposur ke berbagai mata uang dan komoditas tanpa harus membayar aset dasar.
CFD forex memungkinkan investor untuk bertaruh pergerakan berbagai mata uang. Bersama emiten CFD, mereka setuju untuk memperdagangkan selisih pergerakan mata uang selama periode tertentu. Misalnya, investor dapat bertaruh bahwa dolar AS akan mengungguli yen Jepang. Jika USD menguat, investor mendapatkan laba. Jika terdepresiasi, investor harus membayar kerugian ditambah biaya broker.CFD komoditas juga sama, tetapi produk ini memungkinkan investor berspekulasi atas pergerakan harga komoditas. Terdapat produk CFD untuk komoditas seperti emas, perak, minyak, dan produk pertanian, dan produk ini sangat populer karena komoditas fisik ini lebih sulit untuk diinvestasikan.Investor yang tidak ingin untuk berinvestasi langsung pada saham dapat berinvestasi pada CFD saham. Tidak seperti trading saham normal, investor tidak harus membeli saham dasar.
Salah satu keuntungan utama CFD saham adalah investor dapat membuka posisi short atau long dengan leverage, dan berpotensi mendapatkan hasil lebih tinggi tanpa membuka posisi besar dalam suatu saham.
Meskipun tujuannya sama, trading saham di spot dan CFD berbeda. Keuntungan utama CFD adalah Anda dapat menggunakan leverage. Misalnya, jika ingin melakukan trading $10.000, Anda hanya memerlukan modal $2.000.
Di sisi lain, trading saham spot dilakukan langsung di pasar utama, seperti New York Stock Exchange. Ketika Anda berinvestasi menggunakan pasar spot, eksposur investasi Anda sesuai dengan jumlah investasi, dan Anda memiliki saham dasar di akun broker Anda.
Investor memilih untuk trading CFD dibandingkan produk lain karena berbagai alasan.
Diversifikasi: CFD memungkinkan Anda untuk melakukan trading berbagai produk, seperti mata uang, saham, dan komoditas. Investor dapat mengakses semua produk ini dalam satu akun, memilih untuk memulai posisi long atau short di dalamnya.Leverage: Investor dengan modal kecil yang menginginkan eksposur investasi lebih besar dapat memanfaatkan leverage yang ditawarkan CFD. Ini dapat menjadi strategi investasi yang menguntungkan jika dikelola dengan benar.Akses global: Investor juga dapat mengakses produk di berbagai pasar global, sehingga semakin mendiversifikasi portofolio mereka. Dalam beberapa kasus, Anda bahkan mungkin dapat trade diluar jam standar.Lindung Nilai: Memiliki CFD dapat menjadi cara rendah biaya dan mudah untuk melakukan lindung nilai portofolio Anda. Contohnya, bila Anda long Tesla, Anda bisa membuat posisi short kecil dalam CFD saham ini. Anda dapat melakukan hal yang sama untuk jenis produk CFD lainnya, yang semuanya sangat likuid.Misalkan seorang investor ingin mendapatkan eksposur ke saham Coca-Cola tanpa berinvestasi langsung di saham tersebut.
Mereka dapat membeli CFD yang memberikan eksposur ke 100 saham dengan harga $71 per saham, senilai $7.100. Mereka tidak perlu membayar $7.100 — mereka hanya perlu memenuhi persyaratan margin, yang bisa hanya serendah $1.420 (20%, pada leverage 5x).Jika harga saham Coca-Cola naik sebesar 10%, dari $71 menjadi $78,1 dalam 30 hari, investor dapat memutuskan untuk menutup kontrak. Laba kotor dari trade ini, yang dibayarkan oleh CFD kepada investor, dihitung sebagai berikut:Setelah itu, investor perlu membayar biaya lain, seperti tarif komisi dan biaya pembiayaan. Biaya ini dapat berupa:
Tarif komisi: 0,1% untuk membuka trade dan 0,1% untuk menutupnya. Dalam hal ini, investor membayar biaya sebesar $14,91 untuk membuka dan menutup posisi.
Biaya pembiayaan harian: Jika emiten CFD membebankan biaya pembiayaan tahunan sebesar 7,5%, biaya pembiayaan harian dihitung sebagai berikut:
(Tarif tahunan/365 hari)* jumlah kontrak
Laba akhir: Laba akhir investor adalah $710 − $14,91 − $43,80 = $651,29
CFD juga dapat mengenakan biaya lain. Tarif komisi dan biaya pembiayaan dapat sangat berbeda, dan beberapa broker mungkin memasukkan biaya dalam spread. Contoh di atas menunjukkan bagaimana biaya pembiayaan berpotensi mengurangi laba Anda, dan bagaimana CFD secara umum lebih baik untuk trading jangka pendek. Pergerakan turun drastis juga dapat dengan mudah mengancam investor dan memaksa mereka untuk menutup posisi mereka. Bahkan drawdown 10% saja sudah cukup untuk memaksa investor menutup posisi ini.
Jenis trading ini membutuhkan banyak kesabaran dan edukasi, karena berinvestasi di CFD dapat mendatangkan risiko yang lebih tinggi, di mana pergerakan kecil pun dapat mengakibatkan kerugian besar.
Investor yang trading CFD umumnya membuka ukuran kontrak besar untuk mendapatkan leverage ekstra, yang bisa sangat berisiko jika aset bergerak ke arah yang tidak menguntungkan. Investor harus memastikan bahwa mereka mengatur SL agar dapat keluar dari trade jika diperlukan.
Penting untuk diperhatikan bahwa terdapat banyak biaya terkait trading CFD. Kombinasi biaya dan biaya pembiayaan, yang dapat bertambah seiring waktu, dapat mengurangi laba. Investor CFD juga harus mempertimbangkan risiko rekanan.Pastikan Anda meluangkan waktu untuk melakukan riset terhadap emiten CFD untuk memastikan mereka memiliki reputasi baik dan dapat memenuhi kewajiban finansial mereka.
Faktor lain yang perlu dipertimbangkan saat memilih emiten CFD adalah struktur biaya mereka. Pertimbangkan faktor-faktor berikut dengan cermat:
Spread: Spread merupakan selisih antara harga penawaran dan harga permintaan. Jika harga permintaan lebih tinggi, ini dapat menambah biaya Anda.
Biaya penyimpanan: Setiap posisi yang dibiarkan di akun Anda semalaman dapat dikenakan biaya penyimpanan.
Komisi: Beberapa produk CFD, seperti CFD komoditas, tidak membebankan komisi apa pun karena sudah termasuk dalam spread. Namun, beberapa CFD saham membebankan komisi saat Anda membuka dan menutup kontrak.
Biaya data pasar: Beberapa broker CFD juga dapat mengenakan biaya sebagai imbalan atas akses ke layanan trading mereka.
Berbagai biaya ini dapat dengan cepat bertambah dan mengurangi laba Anda, dan biaya ini bisa sangat merugikan jika aset dasar bergerak ke arah yang tidak menguntungkan. Kombinasi dari penurunan leverage dan biaya tinggi dapat memaksa investor untuk merealisasikan kerugian besar dengan cepat.
Berinvestasi dalam CFD dapat menjadi pilihan yang sangat baik bagi investor berpengetahuan mendalam yang ingin mendiversifikasi portofolio mereka dan menggunakan leverage untuk mengincar imbal hasil lebih tinggi. Seperti semua investasi, penting untuk memahami tujuan portofolio dan toleransi risiko Anda dan memastikan bahwa berinvestasi dalam CFD adalah langkah terbaik untuk portofolio Anda.
Bybit TradFi belum lama ini mengumumkan bahwa mereka menawarkan layanan trading CFD saham baru. Penawaran awalnya memungkinkan investor untuk memilih lebih dari 78 saham, yang meliputi beberapa perusahaan blue-chip terkemuka seperti Amazon, American Airlines, Apple, dan Tesla. Dengan Bybit, Anda dapat menggunakan leverage hingga 5x pada trading CFD ini.Kunjungi Bybit TradFi sekarang untuk pelajari selengkapnya tentang bagaimana Anda dapat memperoleh eksposur ke saham, mata uang kripto, logam mulia, komoditas, dan indeks.
#LearnWithBybit
Tidak Ada Spam. Hanya sekumpulan informasi yang menarik dan terkini dalam semesta kripto